Batang, smpantura – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Batang masa khidmah 2026–2030 resmi di lantik di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (30/1).
Pelantikan tersebut menjadi momentum awal kepemimpinan baru di bawah Ketua Gus H Muhammad Tolkhah Danial.
Dalam sambutannya, Gus Tolkhah menegaskan, pelantikan bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus di jalankan secara kolektif.
“Pelantikan ini bukan awal bukan akhir, melainkan awal dari sebuah proses dan tanggung jawab yang di perlukan dalam pergerakan kita,” ujarnya.
Prinsip
Ia menyampaikan, kepengurusan GP Ansor Batang periode 2026–2030 akan bergerak dengan tiga arah utama yang menjadi prinsip pergerakan organisasi ke depan.
Pertama, penguatan kemandirian dan daya hidup kader. Menurutnya, kader Ansor harus memiliki ketahanan dan kemandirian, baik dalam berpikir maupun dalam menopang kehidupan, sehingga mampu menjalankan peran sosial dan kebangsaan secara optimal.
Kedua, penguatan kaderisasi. Sebagai organisasi kader, Ansor harus memastikan proses pembinaan berjalan sistematis dan berkelanjutan. Kaderisasi bukan hanya rutinitas formal, melainkan proses pembentukan karakter, militansi, dan komitmen terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan Nahdlatul Ulama.
Ketiga, penguatan skill dan kapasitas yang relevan dengan perkembangan zaman. Ia menekankan pentingnya membekali kader dengan kemampuan yang adaptif agar mampu menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan teknologi.
“Tiga hal ini kita satukan dalam satu nafas pergerakan, yaitu Ansor Batang berdaya,” tegasnya.
Tema Pelantikan
Tema pelantikan yang di usung, Merawat Kebersamaan, Meneguhkan Kemandirian, di sebutnya sejalan dengan arah gerakan tersebut. Integrasi antara penguatan organisasi, pengembangan kader, dan kebermanfaatan menjadi kunci agar Ansor Batang kuat secara struktur, dan berdampak nyata di tengah masyarakat.


