Di Pasar Bawang Adiwerna akan di berlakukan sistem satu arah ke barat. Pintu pasar hanya di fungsikan untuk kendaraan masuk, sedangkan arus keluar pasar di alihkan melalui Simpang Tiga Ujungrusi Yonif 407 guna mencegah penumpukan di badan jalan. Sosialisasi akan di lakukan H-3 atau H-2 pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.
Untuk mengantisipasi kepadatan jalur di kawasan Klonengan Margasari akan di terapkan skenario aglomerasi dengan koordinasi bersama Satlantas Brebes dan Banyumas.
Di Jalur Wisata Guci, Kasatlantas mengingatkan adanya potensi pergeseran tanah di jalur Clirit Kalibakung. Pihak kepolisian menyarankan hanya kendaraan kecil yang melintas.
Sementara itu, antisipasi kerawanan alam, infrastruktur pendukung di titik rawan bencana juga di siagakan.
“Underpass Prupuk dan jalur Clirit menjadi perhatian khusus karena potensi genangan air dan banjir saat curah hujan tinggi. Masyarakat di imbau terus memantau informasi jalur alternatif jika terjadi gangguan cuaca ekstrem di titik-titik tersebut ,” tutur AKP Bharatungga, Kamis (5/3/2026).
Menindaklanjuti surat edaran Bupati Tegal terkait larangan beraktivitas di area rel kereta api, Polres Tegal juga telah melakukan sosialisasi intensif kepada pelajar dan warga sekitar.
Dengan integrasi perbaikan jalan dan rekayasa arus ini, di harapkan aksesibilitas bagi pemudik maupun warga lokal di Kabupaten Tegal dapat berjalan optimal selama periode Lebaran 2026. (**)


