Konservasi dan Penghijauan Sekolah
Area sekolah ditata menjadi ruang hijau, kebun edukatif dan taman resapan air yang berfungsi sebagai laboratorium alam bagi siswa untuk belajar langsung tentang ekosistem.
Budaya Hemat Energi dan Air
Seluruh siswa, guru dan staf dibiasakan untuk berhemat air dan listrik melalui poster edukasi dan pemantauan rutin, menanamkan kebiasaan ramah lingkungan secara konsisten.
Kolaborasi Tiga Pilar Wujudkan Sekolah Berbudaya Lingkungan
Keberhasilan SD Global Inbyra School meraih Adiwiyata Tegal tidak lepas dari peran tiga pilar utama:
1. Siswa, sebagai pelaku utama yang aktif menjaga kebersihan, merawat tanaman, dan berinovasi dalam daur ulang.
2. Guru dan staf, sebagai penggerak dan teladan dalam mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan ke dalam setiap aspek pembelajaran.
3. Orang tua murid, yang berperan penting memastikan kebiasaan peduli lingkungan terbawa hingga ke rumah dan kehidupan sehari-hari.
Dengan di raihnya penghargaan Adiwiyata, SD Global Inbyra Tegal telah membuktikan diri sebagai sekolah berbudaya lingkungan. Artinya, tidak hanya mendidik secara akademis. Tetapi mencetak juga generasi cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap masa depan bumi.
Sekolah ini menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lain di Kota Tegal dan sekitarnya. Yakni, untuk mengintegrasikan nilai pendidikan lingkungan hidup dalam proses belajar mengajar.
“Kami ingin setiap lulusan SD Global Inbyra menjadi generasi yang tangguh dan sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ungkap Erna. (**)


