“Rapat bisa dilakukan secara virtual untuk mengurangi konsumsi BBM sekaligus meningkatkan efisiensi kerja,” imbuhnya.
Di sektor rumah tangga, masyarakat diminta menggunakan elpiji secara wajar dan tidak berlebihan. Penghematan sederhana seperti penggunaan air panas secukupnya dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan konsumsi energi.
Tak hanya itu, Pemprov Jateng juga terus mengembangkan energi terbarukan sebagai solusi jangka panjang. Di antaranya melalui pengolahan sampah plastik dengan metode pirolisis, limbah organik menjadi bioetanol, serta pemanfaatan kotoran ternak menjadi biogas.
Program Desa Mandiri Energi turut digencarkan dengan memanfaatkan potensi lokal seperti aliran irigasi untuk mikrohidro dan limbah industri kecil untuk energi alternatif.
“Dengan pasokan yang terjaga, masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan, serta mendukung upaya penghematan energi demi keberlanjutan,” tegas Agus. (**)


