Batang  

Susu PMK Gratis Untuk Stunting Kini Tersedia di RSUD Batang

BANTUAN SUSU: Seorang ibu dan anaknya mendapat bantuan Susu Pangan Medik Khusus (PMK) yang mulai didistribusikan melalui RSUD Batang, Kamis (8/1).

”Meskipun stok susu tersedia cukup banyak, sekitar 1.000 kotak yang baru saja tiba bulan lalu. Pihak RSUD Batang memberlakukannya dengan skrining yang sangat ketat. Saat ini, baru dua orang anak yang resmi masuk dalam program bantuan tersebut,” tuturnya.

Komitmen

Tan Evi juga menekankan, kesuksesan program ini bukan hanya soal susunya, melainkan komitmen orang tua dalam memberikan nutrisi tersebut secara berlanjut.

”Kita akan melakukan screening. Ibunya harus semangat, karena kadang ada yang di edukasi tapi sulit. Ini programnya untuk 6 bulan, karena minimal 3 bulan baru berat badannya bisa naik ke arah normal. Dari gizi buruk ke gizi kurang, atau dari gizi kurang ke normal,” tegasnya.

Saat ini, di perkirakan ada sekitar 10 hingga 15 anak di RSUD Batang yang memerlukan intervensi susu khusus ini. Namun, tantangan di lapangan masih sering di temui, seperti anak yang tidak cocok (diare) hingga orang tua yang enggan anaknya di pasang selang makan.

BACA JUGA :  Korupsi Dana Desa, Kades Mojotengah Jadi Tersangka 

Bagi masyarakat Kabupaten Batang yang merasa anaknya memiliki masalah pertumbuhan, Tan Evi mempersilakan untuk berkonsultasi langsung ke RSUD Batang. Untuk sementara, program bantuan susu PMK ini memang baru tersedia melalui jalur RSUD Batang.

”Masyarakat bisa datang konsultasi. Nanti kita screening dulu status gizinya sampai mana. Kalau memang sesuai kriteria dan orang tuanya mau di edukasi, pemberian susu itu bisa kita lakukan,” tegasnya.

Dengan stok yang ada saat ini, RSUD Batang di proyeksikan mampu mengintervensi sekitar 20 anak. Dengan alokasi minimal 50 kotak per anak untuk menjamin perbaikan gizi yang signifikan.  (**)