Taj Yasin Dorong Santri Gayeng Nusantara Kolaborasi dengan Pemprov 

“Ada empat bidang yang bisa dikerjasamakan. Yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi menengah bawah, dan sosial. Saya mengajak SGN di 35 kabupaten/kota, untuk berkolaborasi dengan pemprov Jateng, diantaranya juga membantu mengatasi kemiskinan dengan program bedah rumah,” imbuhnya.

Ketua Umum SGN Jawa Tengah, Gus Chamzah Hasan, mengatakan, sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Yasin lahir dari kalangan santri. Karenanya, Ormas SGN punya tanggung jawab besar untuk mensukseskan tugas-tugasnya dalam membangun Jateng bersama Gubernur Ahmad Luthfi.

“Jawa Tengah ini punya pemimpin dari kalangan santri yang kebetulan duduk di pemerintahan, yaitu Gus Yasin, guru kita panutan kita. Mari kita sukseskan, kita eksplorasi untuk kebaikan Jawa Tengah,” ajaknya saat sambutan.

Dia meminta anggota SGN untuk total mendukung program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin. Sebab ada sebagian masyarakat yang tidak taat kepada pemimpinya. Ada jalan lubang sedikit saja sudah diumbar di media sosial, dengan narasi negatif kepada pemerintah.

BACA JUGA :  Gubernur Ahmad Luthfi Canangkan Jateng Jadi Pusat Nasional Benih Unggulan

“Anggota SGN harus komen yang positif sesuai fakta, itulah tekad santri-santri gayeng Nusantara dalam rangka mendukung kepemimpinan Jateng yang berhasil. Maka kami nyadong dawuh kepada Gus Yasin untuk memberi arahan yang terbaik buat SGN,”pintanya.

Menurut Gus Chamsah, anggota SGN se -Jateng lebih dari 500 ribu santri. Mereka para Santri yang berkhidmah (mengabdi) untuk Gus Yasin, sebagai guru dan putra Almaghfurlah KH Maimoen Zubair (Mbah Moen).

“Jadi SGN itu lembaga khidmah atau pengabdiam untuk guru kami, Kyai kami, yaitu Gus Yasin. Karena beliau dzuriyah (keluarga Mbah Maimoen Zubair), pengasuh Pondok tempat kami nyantri, yaitu pondok Al Anwar Sarang Rembang. Maka sampai kapanpun SGN akan mengabdi buat Gus Yasin,”pungkasnya. (**)