Taj Yasin Dukung Investasi Air Minum Asal China Rp160 Miliar Di Boyolali

“Minimal satu sampai lima kilometer dari sumber mata air tidak ada permukiman. Lokasi di Boyolali ini sudah memenuhi kriteria tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan PT Foshan Jinke, Mr. William Yeoh, mengungkapkan ketertarikan perusahaannya berinvestasi di Jawa Tengah di dasari hasil riset terhadap kualitas sumber mata air di wilayah tersebut.

Menurutnya, kondisi sumber mata air di Jawa Tengah sangat bersih dan sesuai dengan standar yang di butuhkan perusahaan.

“Kami sudah melakukan riset dan melihat langsung. Para investor sangat puas dengan kualitas sumber mata air di sini. Airnya sangat bersih,” jelasnya.

BACA JUGA :  Kado Spesial HBP Ke-59, Dapur Lapas Magelang Mendapatkan Sertifikat Laik Hygiene

Mr. William juga menyebutkan, nilai investasi yang di siapkan perusahaannya berkisar 7–10 juta dolar AS atau sekitar Rp160 miliar.

“Rencana nilai investasi yang kami tanamkan sekitar 7-10 USD atau Rp160 miliar,” katanya.

Investasi ini di harapkan tidak hanya memperkuat industri air minum di Jawa Tengah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan penyerapan tenaga kerja lokal. (**)