Dalam arahannya, Gus Yasin memberikan semangat kepada para pengurus cabang olahraga tingkat provinsi dan pengurus KONI kabupaten/kota yang hadir. Terutama, pelaksanaan Rakerda adalah dalam rangka mempersiapkan kesiapan Porprov 2026 dan menuju sukses PON 2028.
“Raker ini adalah ajang sharing, dan bagian menyusun strategi yang akan menjadi pintu masuk mencari prestasi atlet, bibit dan potensi untuk menorehkan juara pada PON 2028,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Jateng, Sudjarwanto Dwiatmoko mengatakan, Rakerprov membahas secara teknis penyelenggaraan Porprov 2026. Agenda yang akan dibahas antara lain penentuan hari H, cabang olahraga, dan kelas yang akan dipertandingkan.
Selain itu Rekerprov juga membahas tuan rumah Porprov 2030. Hingga saat ini ada dua daerah yang menyatakan siap untuk menjadi tuan rumah, yaitu Karesidenan Kedu dan Pekalongan.
“Saat ini sudah dalam penilaian, penapisan, dan seterusnya, dan hari ini nanti akan disepakati dan kita juga akan meminta siapapun wilayah manapun yang terpilih untuk menjadi ketua rumah Porprov ke-18 tahun 2030 untuk menyampaikan garis besar kesiapannya,” ujarnya.
Disinggung kesiapan Semarang Raya menjadi tuan rumah Porprov 2026, Sudjarwanto mengatakan, kesiapannya sudah cukup baik. Pembagian tugas masing-masing daerah di Kota Semarang, Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal dan Demak juga sudah sama-sama sepakat. Venue-nya sudah siap rancangannya masing-masing juga sudah siap.
“Hari ini kita mendeklarasikan kesiapan itu sekaligus memastikan timeline-nya,” pungkasnya. (**)


