Slawi  

Tanah Bergerak di Desa Padasari, Ratusan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak

Dalam waktu dekat, lanjut Afifudin, BPBD akan mengundang Badan Geologi untuk melihat dan meneliti struktur tanah di Desa Padasari.

Selain rumah warga, tanah bergerak juga berdampak pada robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Adalah. Sebanyak 526 santri telah di evakuasi ke tempat yang aman.

“Untuk santri putri di evakuasi di Ponpes Al Adalah 2, sedangkan santri putra di MTs,” sebutnya.

Hasil assesmen Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB), rumah warga yang terdampak di antaranya di wilayah RW 02 RT 6, 7, 8, 9, RW 03 RT 12, 13, 14, 15, RW 04 RT 10, 11, 16, 17, 18 ,Dukuh Tigasari RW 02, 03, 04 dan Dukuh Padareka RW 01 RT 1, 2, 3.

BACA JUGA :  Senin Depan, Ruwat Bumi Rembul di Wisata Lembah Rembulan, Sembelih Kebo Bule

Adapun infrastruktur dan fasilitas terdampak di antaranya jalan desa dan jalan kabupaten (3 titik kerusakan), 1 bendung irigasi, 1 jembatan desa. Sementara fasilitas umum dan sosial terdampak di antaranya fasilitas peribadatan 1 mushola (RT 6 RW 2), fasilitas pendidikan yakni SD Padasari 01, SMA NU Al Adalah, Ponpes Al Adalah, PAUD Al-Muna Padasari, MI Padasari, MDTA Nurul Atfal. Sementara itu, fasilitas kesehatan yang terdampak Polindes Padasari.

Untuk membantu warga, PMI Kabupaten Tegal telah mendistribusikan bantuan beras sebanyak 75 kg, mi instan 10 dus, telur 20 kg, minyak goreng 1 dus dan biscuit 1 dus. (**)