Tekan Kemiskinan, Pemprov-Baznas Jateng Perkuat Kolaborasi

Zakat Jadi Motor Utama

Dalam Rakorpim tersebut, lanjut Kiai Darodji, juga dibahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan zakat, termasuk zakat profesi, perluasan makna sabilillah, inovasi pengolahan daging kurban untuk penanganan stunting, hingga penyesuaian nisab zakat di tengah fluktuasi harga emas.

Ia menegaskan, sinergi antara Baznas dan MUI akan terus diperkuat guna memastikan kebermanfaatan zakat semakin luas bagi masyarakat.

“Baznas dan MUI akan terus menjaga hubungan harmonis dan kolaboratif demi kesejahteraan umat,” tegas Kiai Darodji.

Dalam kesempatan tersebut, juga dipaparkan sejumlah capaian Baznas Jateng sepanjang 2025. Di antaranya penghargaan bagi Gubernur Jawa Tengah sebagai Pendukung Gerakan Zakat Indonesia, serta lima penghargaan dari Baznas RI untuk Baznas Jateng.

BACA JUGA :  Gubernur Jateng Dinilai Aspiratif Soal Pajak Kendaraan

Penghargaan itu meliputi kategori Pengumpulan ZIS Terbaik, Inovasi Pendayagunaan Terbaik, Koordinasi Kelembagaan Terbaik, Kelembagaan Klaster 5 Terbaik, serta Tindak Lanjut Implementasi SOP Terbaik.

Kolaborasi yang terus diperkuat antara Pemprov Jateng, Baznas, dan MUI diharapkan mampu menjadi model sinergi pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan umat di tingkat nasional. (**)