Terungkap, Ini Faktor Utama Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet

Ia berharap, melalui penyampaian informasi potensi bencana, sistem peringatan dini, serta penegakan aturan yang konsisten, masyarakat semakin memahami bahwa longsor merupakan fenomena alam yang dapat di prediksi dan di antisipasi.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menyatakan, akan mengusulkan kepada pemerintah pusat agar kawasan hutan lindung benar-benar diperkuat dan mendapat perhatian serius.

Ia menilai, momentum bencana ini seharusnya di manfaatkan untuk menyatukan langkah lintas daerah. Khususnya lima kabupaten di sekitar kawasan hulu Gunung Slamet, agar bersama-sama mengajukan penguatan status dan pengelolaan hutan lindung.

“Nah, momen ini sebenarnya pas untuk bagaimana menyatukan dari lima kabupaten ini untuk berbicara bersama-sama. Dan  mengirim bersama-sama berkasnya untuk hutan lindung benar-benar harus kita kuatkan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Ahmad Luthfi Tetapkan Alfa 0,9% UMP 2026

Terkait bencana yang terjadi di sejumlah daerah di Lereng Gunung Slamet tersebut, berbagai upaya penanganan telah di lakukan oleh pemerintah. Di antaranya evakuasi warga ke tempat aman, pendirian posko logistik dan dapur umum, layanan kesehatan serta penanganan teknis infrastruktur melalui pembersihan material dan asesmen kerusakan.

Selain itu, posko layanan kesehatan juga di dirikan untuk memastikan kebutuhan medis warga terpenuhi. (**)