”Dari kegiatan GSM, mudah-mudahan akan menjadi inspirasi lahirnya penulis-penulis handal. Kita menunggu adanya Habiburrahman El Shirazy muda, Andre Hirata muda, KH Mustofa Bisri muda, Mbah Cholil Bisri muda, Emha Ainun Najib muda yang lahir dari pondok pesantren,” ujarnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Inaaroh KH M Luthfi mengaku gembira lembaga pendidikan yang dia pimpin menjadi tempat kegiatan GSM Suara Merdeka. Dirinya berharap, kegiatan ini akan memberi banyak ilmu kepenulisan serta pengetahuan terbaru tentang dunia digital dan media sosial pada para santri.
”Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberi manfaat yang besar pada santri dan menjadikan mereka memiliki kompetensi menulis dan keterampilan membikin konten-konten kebaikan di media sosial,” ujarnya. (**)


