Kukuh menegaskan, hingga saat ini belum ada kandidat yang di anggap lebih unggul di bandingkan yang lain. Ia menyebut ketiga nama yang muncul memiliki kualitas yang relatif seimbang.
”Semua punya peluang yang sama. Secara track record, mereka memiliki pengalaman dan kualitas yang tidak jauh berbeda,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, nama mantan Ketua DPC PKB Batang, Fauzi Falas, juga sempat menjadi perbincangan. Masa jabatan Fauzi di ketahui telah berakhir pada 14 April 2026. Kukuh menjelaskan, hingga saat ini Fauzi belum menyatakan kesiapan untuk kembali maju sebagai calon ketua. Namun, kemungkinan tersebut tetap terbuka jika ada usulan dari PAC dalam forum Muscab.
”Pak Kaji Fallas saat ini belum menyatakan siap. Tetapi jika nanti di forum ada yang mengusulkan, tentu akan kami tampung dan disampaikan ke DPP,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh proses penjaringan calon ketua dilakukan sesuai mekanisme partai dan menjunjung tinggi prinsip demokrasi internal. Keputusan akhir tetap berada di tangan DPP setelah melalui proses seleksi yang ketat. Seperti diketahui, PKB Batang mengalami tren peningkatan perolehan kursi dalam beberapa periode terakhir. Pada Pemilu 2019 dan 2024, partai tersebut berhasil meraih 10 dan 11 kursi DPRD dan mengukuhkan kadernya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Batang.
”Kami berharap proses Muscab dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa PKB Batang semakin solid bahkan meningkatkan performa partai, baik di tingkat legislatif maupun dalam kontestasi politik lainnya,” ujarnya. (**)


