Tolak Titip Jabatan Ahmad Luthfi Tegaskan Sistem Merit Jateng

“Saya ingin pemerintahan yang clean and good governance. Siapa pun yang nitip langsung saya coret. Jangan coba-coba menawar,” tegasnya.

Ia menekankan, integritas dan pelayanan publik harus menjadi orientasi utama ASN. Menurutnya, keberhasilan birokrasi diukur dari kualitas layanan kepada masyarakat.

“Masyarakat adalah ndoro, ASN adalah pelayan. Hindari keluhan publik, baik secara administratif maupun operasional. Birokrasi itu hadir untuk melayani,” ujar Luthfi.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa ASN merupakan garda terdepan dalam menyukseskan pembangunan daerah. Karena itu, soliditas dan kerja tim menjadi kunci utama.

BACA JUGA :  Serius Urusi Keracunan MBG, Ahmad Luthfi serius Urusi Keracunan MBG dengan Gercep Turun Langsung di SPPG

“ASN adalah ujung tombak pembangunan Jawa Tengah. Semua harus bekerja dengan teamwork,” katanya.

Pelantikan tersebut diikuti oleh 1.049 pejabat, yang terdiri atas 46 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 380 Pejabat Administrator, dan 623 Pejabat Pengawas. Pelantikan ini sekaligus menjadi bagian dari penataan organisasi perangkat daerah seiring penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (**)