Batang  

Tutup Jalur Pantura, Massa Lempari Batu Gedung DPRD Batang

BATANG, smpantura – Demonstrasi massa yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Kabupaten Batang berlangsung ricuh, Sabtu (31/8).

Unjuk rasa yang tadinya tertib di depan Kantor Bupati, menjadi ricuh di depan Gedung DPRD Kabupaten Batang.

Ratusan massa, gabungan dari pelajar SMK, buruh, mahasiswa, dan masyarakat, turun ke jalan menuntut aspirasi mereka. Sempat terjadi dialog antara perwakilan massa dan Ketua DPRD Batang, Suudi, bersama anggotanya. Namun, situasi terus memanas.

Suasana yang tadinya terkendali, seketika berubah rusuh. Massa melempari gedung DPRD Batang dengan batu dan botol minuman. Kericuhan memuncak saat massa susulan tiba. Lemparan batu bertubi-tubi mengarah ke Gedung DPRD, bahkan pagar gerbang sempat roboh karena dorongan massa.

Aksi anarkis pun tidak terhindarkan. Ban-ban dibakar, botol-botol melayang, dan batu-batu dilemparkan ke arah petugas keamanan yang berjaga. Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, Kapolres AKBP Edi Rahmat Mulyana mengambil tindakan tegas. Peringatan diberikan, namun massa justru semakin beringas. Akhirnya, tembakan gas air mata dilepaskan untuk membubarkan kerumunan. Massa pun kocar-kacir, berlarian mundur ke arah Jalan KH Wahid Hasyim.

BACA JUGA :  Pekerja Informal Jadi Target Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

”Tadi sudah disampaikan kepada masyarakat terkait aspirasi mereka, dan sudah ditanggapi oleh Ketua DPRD, tapi sebagian masyarakat ada yang kembali. Karena aspirasinya sudah disampaikan, seharusnya sebagian masyarakat kembali. Tapi entah kenapa, banyak yang aneh-aneh, pelajar mungkin ini,” ujar Kapolres AKBP Edi Rahmat Mulyana.

Polisi berupaya meredakan situasi dengan pendekatan persuasif, namun tindakan provokatif membuat aksi semakin beringas. Sempat agak lama memanas, situasi akhirnya bisa terkondisikan.

error: