Slawi  

Warga Cilongok Tegal Mengadu ke DPRD, Desak Pembangunan Jembatan Kalierang Rampung Sebelum Lebaran

SLAWI, smpantura – Sejumlah warga dari Desa Cilongok dan desa sekitarnya di Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal mendatangi Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, Senin (2/2/2026). Mereka mengeluhkan pembangunan Jembatan Kalierang yang belum selesai, dan menuntut untuk segera di selesaikan sebelum Lebaran Idul Fitri tahun ini.

Kades Cilongok, Bambang Sutriyono usai mengadu ke Komisi III mengatakan, jembatan Kalierang di bangun sejak Juli 2025 lalu. Jembatan penghubung antardesa dan kecamatan itu, hingga tahun anggaran 2025 berakhir, belum juga terselesaikan. Hingga kini, jembatan itu sudah mencapai 80 persen pekerjaan.

“Beberapa waktu lalu, Kalierang banjir yang merobohkan tiang penyangga jembatan. Tiang itu menghantam jembatan darurat, sehingga jembatan darurat tidak bisa di gunakan,” terang Bambang.

Selain mendesak jembatan Kalierang segera di selesaikan, Kades Cilongok juga minta untuk sementara waktu, jembatan darurat di perbaiki. Hal itu di karenakan akses warga harus memutar melalui Tembongwah, Danasari. Gunung Jati, Batu Nyana, Lengkong, dan Bojong. Jarak tempuhnya cukup lama sekitar 30 menit. Sedangkan, saat biasanya warga saat melalui jembatan Kalierang sekitar 5-10 menit.

BACA JUGA :  Dengan Weskini Setor Sampah Menjadi Lebih Mudah, Dapat Ditukar Pulsa dan Token Listrik

“Jelas akses warga sangat terganggu baik anak sekolah, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi warga lainnya,” beber Bambang.

Bambang menuturkan, warga juga menemukan adanya kejanggalan dalam pemasangan kerangka jembatan. Di duga beberapa bagian kurang presisi. Kondisi itu di nilai rawan ambruk. Warga berharap agar pemasangan kerangka jembatan yang kurang presisi segera di perbaiki.

“Kami berharap sebelum Lebaran jembatan sudah bisa beroperasi,” pintanya.