BREBES, smpantura – Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Brebes (KP2KB) mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah segera menuntaskan pembahasan tahap paripurna terkait rencana pemekaran wilayah Brebes selatan.
Desakan tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi KP2KB yang digelar di Cafe Orange, Paguyangan, Minggu (2/11/2025). Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari hasil audiensi KP2KB dengan DPRD dan Gubernur Jawa Tengah yang sebelumnya dilaksanakan di Semarang.
Sekretaris Jenderal KP2KB Agus Sutiono mengatakan, proses administrasi pemekaran dinilai berjalan lambat. Menurutnya, percepatan paripurna penting agar tahapan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Brebes selatan dapat segera dilanjutkan.
“Kami berharap paripurna segera digelar. Jika sampai Desember belum ada perkembangan, kami siap menurunkan massa dalam jumlah besar,” ujar Agus.
Agus menegaskan, KP2KB telah menyiapkan 20 bus untuk mengangkut massa dari wilayah Brebes selatan sebagai bentuk keseriusan masyarakat dalam memperjuangkan pembentukan kabupaten baru.
Ketua KP2KB Imam Santoso menambahkan, status moratorium pemekaran daerah dari pemerintah pusat tidak seharusnya menjadi alasan bagi DPRD Jawa Tengah untuk menunda paripurna.
“Paripurna harus diselesaikan agar kita siap ketika moratorium dicabut,” tegasnya.
Ia menyebut, masyarakat di wilayah Brebes selatan telah lama menantikan pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik melalui pembentukan kabupaten baru.
Beberapa kepala desa yang hadir dalam acara itu turut menyampaikan dukungan. Kades Paguyangan Faqih Maulana mengatakan, Gubernur Jawa Tengah perlu segera mengajukan usulan paripurna kepada DPRD Provinsi.


