4.000 Paket Sembako Dibagikan untuk Menekan Inflasi

 

TEGAL, smpantura – Pemerintah Kota Tegal, melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, menyalurkan 4.000 paket sembako kepada masyarakat. Penyaluran secara simbolis dilakukan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, di Pendapa Kecamatan Margadana, Selasa (11/10).

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Rudy Hersetyawan mengatakan, hampir semua negara menghadapi situasi yang sangat sulit. Dimulai dari pandemi Covid-19 yang belum pulih, perang, krisis pangan, energi hingga krisis keuangan.

Untuk itu, pihaknya melakukan langkah kecil sebagai salah satu komitmen pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan visi dan misi, dengan membagikan 4.000 paket sembako.

“Kegiatan pasar murah maupun operasi pasar akan lebih dintensifkan, sebagai bentuk aplikasi riil dalam pengendalian inflasi daerah dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP),” terang Rudy.

Adapun 4.000 paket sembako yang didistribusikan untuk masyarakat itu terdiri dari lima kilogram beras premium, satu liter minyak goreng, satu kilogram gula pasir dan satu pak teh. Itu telah disesuaikan dengan tingkat konsumsi masyarakat per hari.

BACA JUGA :  Peserta Tegal Bahari Open Silat Championship Terproteksi BPJamsostek

Penerima sembako adalah masyarakat Kota Tegal yang tidak mendapat bantuan secara regular, baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.

“Setidaknya bantuan ini mampu mengcover warga miskin sebanyak 20.270 jiwa, dengan asumsi setiap satu kepala keluarga (KK) terdiri dari lima anggota keluarga,” pungkasnya.

Sementara, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono berharap, ke depan kegiatan pasar murah maupun operasi pasar agar lebih bisa dintensifkan sebagai bentuk aplikasi riil dalam pengendalian inflasi daerah dan GNPIP.

Termasuk sebagai upaya pemenuhan sembako dengan harga terjangkau untuk masyarakat. Sebab, harga komoditas terutama beras naik secara signifikan dalam menaikan inflasi daerah.

“Kebutuhan beras kita (Kota Tegal) jika dihitung dari konsumsi rata-rata 6,75 kilogram per bulan per kapita, paling tidak itu mencapai 277,67 ton. Itu sudah dihitung dengan total keseluruhan penduduk yang mencapai 287.959 jiwa,” pungkasnya. (T03-Red)

Scroll to top
error: