SLAWI, smpantura – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tegal agenda Pengambilan Keputusan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2023 disahkan, Rabu (23/11). Kendati tidak dihadiri Anggota Fraksi Gerindra, namun paripurna tetap berjalan lancar.
Paripurna yang dihadiri Bupati Tegal Hj Umi Azizah dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Moh Faiq. Sebelum dibuka, Moh Faiq mengabsen kehadiran anggota DPRD.
Dalam absen itu, Fraksi PKB hadir semua dengan jumlah anggota 14 orang, Fraksi PDI Perjuangan 11 orang dari 12 orang, Fraksi Gerindra 7 orang tidak ada yang hadir, Fraksi Golkar 8 dari 9 orang, Fraksi PPP Nurani Rakyat 2 dari 4 orang, dan Fraksi Demokrat Sejahtera 4 orang. Selain itu, pimpinan juga diabsen dan Wakil Ketua dari Fraksi Gerindra Rudi Indrayani juga tidak hadir.
Rapat paripurna diawali dengan laporan Badan Anggaran yang dibacakan Sekretaris DPRD Kabupaten Tegal, Untung Subagyo. Usai pembacaan laporan tersebut, dilakukan penandatangan Pengambilan Keputusan RAPBD 2023 oleh Ketua DPRD Kabupaten Tegal Moh Faiq, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PDI Perjuangan Rustoyo, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi Golkar Agus Solichin dan Bupati Tegal Hj Umi Azizah.
Faiq usai paripurna menuturkan, Paripurna DPRD Kabupaten Tegal agenda Pengambilan Keputusan RAPBD 2023 telah memenuhi quorum. Pihaknya sangat bersyukur karena paripurna berjalan lancar, sehingga bisa disahkan. Kendati sebelumnya terdapat permasalahan, namun hal itu dinilai sebagai dinamika dalam pembahasan APBD.
“Ini dijadikan semangat untuk kritis. Intinya endingnya berjalan dengan lancar,” ujarnya.