SLAWI, smpantura – Pemkab Tegal bersam Bulog menggelar Gerakan Pangan murah (GPM) secara serentak di 19 titik, Sabtu (30/8/2025). Selain di Kelurahan Procot juga dilaksanakan di 18 kecamatan di Kabupaten Tegal.
GPM menyediakan tiga komoditas berupa beras,gula dan minyak goreng dengan harga dibawah harga pasaran. Total beras SPHP yang disiapkan sebanyak 23 ton.
Kegiatan ini, kata Ischak, dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik indonesia, dan upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
“Harapannya GPM ini dapat meringnkan beban masyarakqt, menjaga daya beli , sekakigus menekan gejolak harga di pasaran,” terang Bupati Ischak Maulana Rohman usai mengikuti teleconference secara nasional di Kelurahan Procot.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Bulog agar bisa menambah kuota komoditas disesuaikan dengan animo masyarakat.
Kepala Cabang Bulog Tegal Agung Rohman menyebutkan GPM dan penyaluran beras SPHP sudah berlangsung sejak 3 tahun lalu.
Untuk tahun ini sudah berjalan periode Januari sampai dengqn Maret. Kegiatan sempat dihentikan, dan dilanjutkan mulai Juli sampai saat ini.
“Penugasan dari pemerintah berjalan sampai akhir tahun, Desember 2025. Alhamdulillah Bulog bekerjasama dengan instansi Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional selaku penyalur SPHP, juga disuport TNI, Polri dan jajaran dari pusat, provinsi hingga daerah, sehingga penyaluran beras SPHP dapat berjalan lancar dan masif,” jelasnya.
Agung menuturkan , stok beras saat ini aman dan pasokan juga terkendali.
“Penyaluran hari ini dilakukan secara serentak di seluruh kecamatan se- Indonesia. Sampai akhir tahun Bulog ditargetkan menyalurkan 1,3 juta ton,” tuturnya.