Tegal  

Banjir Putus Jalur KA Ribuan Penumpang Tegal Terkatung di Stasiun

TEGAL, smpantura – Gangguan genangan air di jalur kereta api Pekalongan-Sragi tidak hanya memaksa PT KAI membatalkan perjalanan, tetapi juga meninggalkan kebingungan dan penantian panjang bagi ribuan penumpang, termasuk di Stasiun Tegal, Minggu 18 Januari 2026.

Sejak pagi hingga sore, aktivitas penumpang di Stasiun Tegal di warnai antrean refund. Termasuk perubahan rencana perjalanan, hingga penumpang yang memilih pulang menggunakan moda transportasi lain.

Sebagian penumpang mengaku baru mengetahui pembatalan kereta setelah tiba di stasiun.

Angga Setiawan, calon penumpang KA Tegal Bahari mengatakan, pembatalan kereta di terimanya melalui pesan WhatsApp saat ia sudah berada di area stasiun.

“Informasinya masuk mendadak. Untungnya uang tiket di kembalikan penuh,” ujarnya.

Kisah lebih panjang dialami Budi Wibowo, penumpang tujuan Tegal dari Jakarta. Budi harus membatalkan tiga tiket kereta dalam satu hari lantaran seluruh perjalanan yang di pesannya mengalami pembatalan.

BACA JUGA :  Proyek DAK Tak Tuntas, Bayu : Bisa Jadi Beban APBD

Budi awalnya memesan KA Tawang Jaya dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Jatinegara pukul 06.58 WIB.

Karena tidak menerima pemberitahuan apa pun, Budi tetap berangkat ke stasiun. Informasi pembatalan justru di perolehnya dari petugas porter.

Upaya mengganti perjalanan dengan KA Tegal Bahari relasi Pasar Senen-Tegal pukul 10.40 WIB juga gagal. Kereta tersebut turut di batalkan.

Tiket ketiga yang Budi pesan, KA Blambangan Ekspres relasi Senen-Ketapang pukul 12.10 WIB, bernasib sama.

“Daripada menunggu tidak jelas, akhirnya saya pulang pakai travel sampai Cirebon,” kata Budi.

Selain pembatalan, penumpang juga harus menghadapi ketidakpastian jadwal. Fitri, calon penumpang KA Joglosemarkerto, mengaku menunggu sejak pagi bersama orang tua, suami dan anaknya.