BREBES, smpantura – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Brebes terus di perkuat hingga tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional Kota Tegal bersama Badan Kesbangpol Brebes, menggelar pelatihan Penggiat Anti Narkoba dan Agen Pemulihan, di Aula Kesbangpol Brebes, 2-5 Februari 2026.
Pelatihan di ikuti 80 peserta dari 10 desa yang sebelumnya telah di tetapkan sebagai pilot project Desa Tangguh Bersinar atau Bersih Narkoba.
Desa-desa tersebut antara lain, Desa Jatisawit, Prapag Lor, Prapag Kidul, Rungkang, Larangan, Bulakelor, Wanacala, Luwunggede, Buaran dan Blandongan.
Kepala BNNK Tegal, Kunarto, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Pasalnya, BNN tidak dapat bekerja sendiri dalam memerangi narkoba.
Menurut Kunarto, warga tidak bisa lagi hanya bersikap pasif dan menunggu penindakan dari aparat.
Di perlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat serta dukungan para pemangku kepentingan di daerah.
“Melalui pelatihan ini, kami mendorong masyarakat untuk berani melakukan pencegahan sejak dini. Termasuk membangun jejaring informasi dan pelaporan terkait penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing,” kata Kunarto.
Dengan terbentuknya penggiat dan agen pemulihan P4GN di desa-desa, BNNK berharap angka prevalensi penyalahgunaan narkoba bisa di tekan.
“Target besarnya tentu Indonesia Bersinar, khususnya di wilayah Brebes dan sekitarnya,” ujar Kunarto.
Pelatihan ini juga menyiapkan agen pemulihan yang mampu melakukan pendampingan awal bagi warga yang terdampak penyalahgunaan narkoba. Sebelum nantinya di rujuk ke layanan rehabilitasi yang lebih lanjut.


