BATANG, smpantura – Ketua DPRD Batang Suudi mendukung Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) yang di canangkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin. Hal tersebut di sampaikan saat menghadiri kegiatan aksi bersih sampah yang di gelar Pemprov Jateng bersama pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Pantai Jodo, Gringsing, Kabupaten Batang, Selasa (24/2).
”Gerakan Jateng ASRI harus kita dukung. Ini untuk mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, bersih dan indah,” ujarnya.
Ia menyampaikan, salah satu upaya untuk mewujudkan Jateng ASRI adalah perlunya gerakan bersama dalam penanganan persoalan sampah dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Penanganan sampah, kata Suudi, harus jadi perhatian serius karena saat ini di berbagai daerah sudah mengalami overload atau darurat sampah.
”Persoalan sampah sudah masuk kategori darurat sehingga membutuhkan langkah konkret. Perlu keterlibatan berbagai pihak untuk berkontribusi dalam penanganan sampah,” tegasnya.
Politisi PKB ini mencontohkan, produksi sampah di Kabupaten Batang saat ini mencapai sekitar 428 ton per hari. Sementara di Jawa Tengah hampir 6,36 juta ton per tahun dan yang bisa di proses baru sekitar 60 persen, sisanya belum tertangani optimal. Di berbagai daerah lain, produksi sampah juga tinggi dan belum tertangani secara maksimal.
”Ini harus menjadi perhatian serius kita semua. Pengelolaan dan penanganan sampah harus di lakukan dengan kesungguhan karena itu sudah menjadi fakta sehari-hari di masyarakat,” ujarnya.
Peserta ASRI
Aksi bersih-bersih sampah di Pantai Jodo sendiri melibatkan lebih dari 1.000 orang. Peserta yang terlibat dalam acara tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, perguruan tinggi, badan usaha, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, relawan, mahasiswa hingga masyarakat.


