Tegal  

Titiek Soeharto Soroti Pelabuhan Jongor

TEGAL, smpantura – Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, menyoroti serius kondisi Pelabuhan Perikanan Nusantara Tegalsari, atau kerap disebut Pelabuhan Jongor Kota Tegal. Baik dari kondisi dermaga sandar, pendangkalan, maupun fasilitas pendukung lainnya.

Berkait dengan kondisi di pelabuhan perikanan yang berlokasi di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Titiek menampung aspirasi nelayan yang menilai kondisi dermaga tambat maupun sauh perlu di perluas.

”Tadi juga ada yang menyampaikan, jumlah kapal ikannya terus bertambah. Karena pemilik kapal ikannya tak hanya berasal dari Kota Tegal, tapi dari daerah sekitar. Demikian juga nakhoda dan anak buah kapal (ABK), juga berasal dari daerah sekitar seperti Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes dan ada juga dari Kabupaten Pemalang,” terang Titiek Soeharto.

Kunjungan dalam rangka Reses Masa Persidangan III Tahun 2025-2026 di Pelabuhan Perikanan Nusantara Tegalsari, pada Selasa (24/2) itui, di sambut hangat nelayan. Sejumlah pejabat daerah seperti Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainah, dan sejumlah pejabat dari Provinsi Jateng, dan Forkopimda, turut mendampingi kunjungan wakil rakyat tersebut.

BACA JUGA :  Soft Tenis Ganda Putra dan Putri Bawa Pulang Medali Emas dan Perunggu

Tangkapan Ikan

Sosok bernama lengkap Siti Hediati Hariyadi, juga berdialog dengan nelayan di tempat pelelangan ikan, dan menanyakan hasil tangkapan ikan di situasi seperti sekarang. ”Kalau situasi cuaca seperti sekarang ini, bagaimana hasil tangkapan ikannya, juga harganya,” tanya Titiek Soeharto kepada sejumlah nelayan.

Dari pertanyaan sederhana itu, Titiek pun tak menyangka mendapat jawaban cukup cerdas dari seorang nelayan. ”Biasa Bu. Hukum ekonomi. Kalau cuaca seperti sekarang ikan memang banyak di laut, tapi sulit di tangkap. Karena ombaknya sering cukup tinggi. Jadi hasil tangkapan berkurang. Akibatnya ya harga ikan ada kenaikan sedikit,” ucap seorang nelayan.