Tegal  

Pekan Harmoni Ramadan, Mahasiswa UPS Tegal Gelar Buka Puasa di Pura Segara Suci

TEGAL, smpantura – Salah satu kegiatan yang unik dan menarik, di bulan suci Ramadan, dilakukan sejumlah mahasiswa Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, yang mayoritas bergama Islam. Itu lantaran menggelar buka puasa bersama di tempat ibadah Agama Hindu. Yakni, di Pura Segara Suci Kota Tegal.

Banyak yang penasaran dan bertanya-tanya, atas pelaksanaan kegiatan yang dimotori Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (HMPS PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) universitas tersebut.

Apalagi kegiatan bertajuk ”Pekan Harmoni Ramadan”, juga dihadiri Ketua Program Studi PPKn UPS Tegal Raden Samidi MPd, Pembina HMPS PPKn Fitriyanto MPd, Ketua DPM FKIP, Ketua BEM FKIP, sejumlah pengurus demisioner HMPS PPKn, serta panitia kegiatan itu yang berjumlah 17 orang.

Jawaban atas berbagai pertanyaan bernada penasaran itu, disampaikan secara lengkap oleh Pembina HMPS PPKn Fitriyanto MPd. Menurut dia, buka puasa bersama adalah salah satu bagian dari rangkaian kegiatan hari itu. Karena kegiatan utamanya adalah, dialog lintas agama, dialog interaktif, berkait dengan nilai-nilai kebersamaan dan kemanusiaan dalam bingkai Pancasila.

BACA JUGA :  Ketika Wartawan Senior Bregas Berkumpul

”Jadi karena dialog ini waktunya tidak singkat, dan berbarengan dengan waktu berbuka puasa bagi yang beragama Islam, pihak pengurus pura mempersilakan, sekaligus untuk buka puasa di lokasi tempat ibadahnya, yakni di lokasi dialog,” terang Fitriyanto MPd.

Berkait dengan kegiatan dialog itu, memang di lakukan kalangan mahasiswa prodi tersebut. dengan pihak Pura Segara Suci. Pihaknya bersyukur lewat dialog interaktif itu, semangat kebersamaan, dan keterbukaan dalam membangun dialog lintas iman dan kemanusiaan dapat terwujud, serta semakin kuat.

Menyambut Hangat

Ketua Pura Segara Suci I Gusti Nyoman Mardawa, beserta jajaran pengurus pura, menyambut hangat kegiatan yang di lakukan HMPS PPKn FKIP UPS Tegal. Mantan personel Polres Tegal Kota itu mengungkapkan, dengan dialog terbuka tersebut akan banyak mengetahui perbedaan mendasar. Tapi akan banyak pula pandangan yang sama berkait nilai-nilai kebersamaan dan kemanusaiaan.