Slawi  

Sambut Lebaran 2026, Pemkab dan Polres Tegal Matangkan Perbaikan Infrastruktur serta Rekayasa Jalan

MEMBAHAS Polres Tegal bersama sejumlah OPD Kabupaten Tegal membahas berbagai persiapan menjelang Lebaran 2026 pada Forum Group Discussion / FGD di Gedung Tantya Sudhirajati Mapolres Tegal belum lama ini.

SLAWI, smpantura – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Polres Tegal mempercepat persiapan infrastruktur jalan guna menjamin kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

Melalui Focus Group Discussion (FGD) lintas sektoral di Mapolres Tegal, Selasa (3/3/2026), pemetaan titik rawan kemacetan, kerusakan jalan, hingga black spot menjadi prioritas utama.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Tegal Ipda Bares Wiji Wijaya mengungkapkan sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Tegal masuk kategori rawan kecelakaan atau black spot, terutama di jalur Pantura akibat faktor kondisi jalan dan penerangan.

Di jalur dua, titik rawan berada di Jalan Selatan 407 hingga Trayeman. Sedangkan di jalur satu meliputi wilayah Adiwerna, Jembayat, Marga Ayu, hingga Margasari. Beberapa lokasi bahkan mencatat angka kecelakaan tinggi hingga menimbulkan korban jiwa.

BACA JUGA :  PNS dan PPPK Dapat Keringanan Kredit Rumah Bersubsidi

Koordinasi intensif telah di lakukan dengan PPK 1.1 dan PPK 1.4 terkait pemeliharaan jalur. Saat ini, pemeliharaan jalan Pantura telah rampung, sementara pelebaran jalan di jalur utama menuju Margasari hampir selesai.

“Dinas PUPR Provinsi juga sedang melakukan patching (penambalan) di ruas Slawi–Jatibarang, Slawi–Jatinegara, dan Tuwel–Sirampog. Semua pengerjaan di targetkan tuntas pekan depan,” jelas Ipda Bares.

Selain fisik jalan, ketersediaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik rawan kecelakaan sepanjang jalur Pantura dan jalur selatan juga menjadi fokus perbaikan untuk menekan angka kecelakaan.

Sementara itu, untuk mengurai kepadatan di pusat keramaian, Kasatlantas Polres Tegal AKP Bharatungga Dharuning Pawuri menyiapkan skenario khusus.