SLAWI, smpantura – Hujan ekstrim yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir, membuat infrastruktur di Kabupaten Tegal rusak parah. Salah satunya di Jalan II Tegal Slawi yang mulai bolong-bolong di beberapa titik jalan.
Pantauan di lapangan, Jalan II Tegal-Slawi yang dimulai dari perempatan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal ke barat, mengalami kerusakan parah. Jalan berlubang dengan diameter lebih dari 2 meter. Jalan berlubang juga ada di beberapa titik hingga perempatan Pasar Trayeman, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Dari perempatan tersebut ke arah Utara hingga Markas 407 Padmakusuma ada beberapa titik jalan yang berlubang.
Kondisi cukup parah berada di pertigaan lampu merah Singkil yang beberapa waktu lalu dilanda banjir. Namun, lubang jalan yang berada dipertigaan Singkil telah diuruk secara manual. Kondisi jalan rusak juga terjadi di sepanjang perempatan Singkil hingga perempatan lampu merah Dukuhturi.
“Kondisi jalan 2 rusak cukup patah setelah diguyur hujan lebat,” kata seorang pengendara motor, Romi (30) warga Slawi saat ditemui Senin (9/3/2026).
Kerusakan jalan lanjut, kata dia, merupakan bagian yang terpisahkan dari penyebab kecelakaan. Beberapa pengendara kerap kecelakaan lantaran menghindari jalan berlubang.
“Apalagi kalau hujan, lubang jalan tidak terlihat tertutup air. Kami berharap segera diperbaku,” pintanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal, Teguh Dwijanto membenarkan adanya kerusakan jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal.
“Jalan 2 ada anggaran perbaikan. Saat sedang proses pengadaan. Yang mulai mulai perbaikan di belakang Yonif 407 dan Jalan Balamoa Rancawiru,” katanya. (**)


