Slawi  

Layanan Akhir Pekan Perpustakaan Soetta Segera Terwujud

Disperpusip Gandeng Relawan Literasi

TEMU: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tegal mengadakan Temu Inspirasi Literasi dan Buka Bersama bersama forum komunikasi relawan literasi dengan pustakawan Disperpusip di Gedung Perpustakaan Soekarno-Hatta Slawi, belum lama ini.

SLAWI, smpantura – Kabar gembira bagi warga Kabupaten Tegal yang kesulitan berkunjung ke perpustakaan pada hari kerja. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tegal tengah menggagas pembukaan layanan Perpustakaan Daerah Soekarno-Hatta di akhir pekan dengan menggandeng komunitas pegiat literasi.

Rencana kolaboratif ini mencuat dalam acara Temu Inspirasi Literasi dan Buka Bersama yang mempertemukan pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan forum komunikasi relawan literasi di Gedung Perpustakaan Soetta, Slawi, belum lama ini.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tegal, Hari Nugroho, mengungkapkan bahwa keberadaan gedung baru Perpustakaan Soetta memicu lonjakan antusiasme masyarakat. Namun, keterbatasan tenaga pustakawan menjadi ganjalan utama untuk memberikan pelayanan di hari libur.

“Antusiasme pengunjung sangat baik, apalagi gedung kita baru. Banyak permintaan dari kalangan pekerja dan keluarga agar kami buka di malam Minggu atau hari Minggu. Kami sedang upayakan itu,” ujar Hari, Selasa (10/3).

BACA JUGA :  Hama Tanaman Padi Ini Disulap Jadi Makanan Lezat, Cocok Buat Menu Buka Puasa

Sebagai solusi cerdas, Hari menawarkan skema kolaborasi kepada 20 relawan dari 12 komunitas literasi yang hadir. Nantinya, para relawan akan mengisi jadwal jaga secara bergiliran di akhir pekan. Sebagai kompensasi, komunitas di berikan lampu hijau untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai markas kegiatan, mulai dari peluncuran buku, pelatihan menulis, hingga pertemuan rutin (gathering).

“Target kami, layanan akhir pekan ini bisa mulai berjalan setelah libur Lebaran nanti,” imbuh Hari.

Antusias

Gagasan ini di sambut antusias oleh berbagai komunitas, di antaranya Tegal Book Party, Relawan Gesit Tegal, hingga Forum Lingkar Pena. Mereka menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung membantu operasional perpustakaan.