Tegal  

Universitas Harkat Negeri Kembangkan Pusat Kajian Pesisir

TEGAL, smpantura – Universitas Harkat Negeri Tegal mengembangkan Pusat Kajian Perkotaan Pesisir (PKPP) sebagai upaya memperkuat riset dan solusi atas persoalan kawasan pesisir yang kian kompleks akibat perubahan iklim.

Pusat kajian tersebut di luncurkan di kampus setempat, Kamis 23 April 2026 oleh Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said bersama Direktur Rujak Center for Urban Studies Elisa Sutanudjaja dan Direktur PKPP Marco Kusumawijaya.

Rektor Sudirman Said mengatakan, PKPP menjadi pusat studi kedua yang di kembangkan setelah pusat studi sustainabilitas yang diluncurkan pada Januari 2026.

Kehadiran pusat kajian ini di harapkan tidak hanya menghasilkan kajian akademik, tetapi juga solusi nyata bagi masyarakat.

Menurut Menteri ESDM periode 2014-2026 ini, pengembangan PKPP memiliki dua fokus utama. Yakni penanganan persoalan ekologis serta penguatan ekonomi berbasis potensi dan budaya pesisir.

BACA JUGA :  Dosen Perhotelan Poltek Harber Perkuat Tata Kelola Desa Wisata

Kota Tegal di pilih sebagai lokasi pengembangan karena memiliki karakter sebagai kota pesisir sekaligus kota sekunder yang menghadapi berbagai tantangan perkotaan.

“Kondisi tersebut menjadikan Tegal relevan sebagai lokasi riset. Dan di harapkan dapat menjadi pembelajaran bagi kota-kota lain, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Sudirman.

Direktur PKPP, Marco Kusumawijaya menambahkan, kawasan pesisir memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia sebagai negara kepulauan.

Oleh karena itu, di perlukan pendekatan kolaboratif dalam merespons berbagai persoalan yang muncul.

Marco menjelaskan, PKPP di posisikan sebagai pusat kajian yang tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga mendorong implementasi kebijakan melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan.