Sinergi Ahmad Luthfi Bersama Media Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik

SEMARANG, smpantura – Dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama awak media di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang (10/3), Gubernur Ahmad Luthfi mempertegas komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik.

Ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersikap proaktif dalam menyampaikan progres pembangunan serta program kerja kepada masyarakat. Ahmad Luthfi menekankan agar tidak ada lagi data terkait pelayanan publik yang disembunyikan atau ditutup-tutupi dari akses masyarakat luas.

“Saya perintahkan semua terbuka, jangan ada yang ditutupi. Harus terbuka, blakotang. Tidak hanya untuk wartawan, masyarakat juga boleh bertanya. Di situ ada akuntabilitas keterbukaan informasi publik yang harus diketahui masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menilai, keterbukaan informasi merupakan hak publik yang harus dijamin oleh pemerintah. Transparansi, menurutnya, juga menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerintahan yang akuntabel serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

BACA JUGA :  Pengadilan Tinggi Agama Jateng Gencarkan Upaya Menekan Pernikahan Anak

Dalam forum tersebut, Ahmad Luthfi juga menegaskan pentingnya kemitraan antara pemerintah daerah dan media massa. Menurutnya, insan pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Media juga memiliki peran dalam pembangunan. Tugas jurnalis sama dengan kita, yaitu mendidik dan membangun masyarakat,” kata dia.

Ia menambahkan, masukan dan kritik dari wartawan maupun masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperbaiki kualitas kebijakan serta program pembangunan di Jawa Tengah.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, mengatakan, jurnalis memiliki tanggung jawab yang sejalan dengan pemerintah dalam memperjuangkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.