BREBES, smpantura – Pemkab Brebes terus memperkuat komitmennya untuk menurunkan angka stunting. Salah satunya melalui Forum Rembuk Stunting, Kamis (12/3/2026), di Aula Lantai 5 Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes.
Forum ini yang menjadi ruang konsolidasi lintas sektor unntuk mempercepat penurunan angka stunting itu, dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes Tahroni.
Tahroni mengatakan, pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. Pemerintah memiliki cita-cita menghadirkan generasi anak yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia, sebagai penerus pembangunan bangsa.
“Anak-anak harus tumbuh dalam kondisi sehat dengan kecukupan gizi agar mampu berkembang menjadi generasi yang kreatif, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Dia menjelaskan, kekurangan gizi kronis pada masa awal kehidupan, dapat menyebabkan stunting. Hal itu menyebabkan gagal tumbuh pada anak yang berdampak pada perkembangan fisik maupun kecerdasan.
“Percepatan penurunan stunting ini, juga sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui program prioritas Brebes Beres. Yakni, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat,” terangnya.
Sekda menambahkan, Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Brebes telah melakukan berbagai koordinasi untuk menentukan program. Selain itu, menentukan lokasi prioritas penanganan stunting tahun 2027. Karena itu, Rembuk Stunting menjadi forum penting untuk menghimpun usulan program yang akan masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Melalui kolaborasi seluruh pihak, kita berharap dapat mewujudkan generasi Brebes yang sehat, cerdas, dan unggul sejalan dengan semangat Brebes Beres,” sambungnya.


