Slawi  

Waspadai Penyakit Campak Pascalebaran, RS Mitra Siaga Kramat Sediakan Ruang Tambahan

SLAWI, smpantura – Situasi penyakit campak di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan menjelang perayaan Idul Fitri tahun 2026. Penyakit dengan penyebaran cepat ini harus diwaspadai mengingat mobilitas masyarakat saat Lebaran sangat tinggi.

Kondisi itu telah diantisipasi RS Mitra Siaga Kramat, Kabupaten Tegal dengan mempersiapkan ruang tambahan.

“Sesuai arahan Kemenkes bahwa penyebaran penyakit campak pascalebaran tinggi. Masyarakat diminta berhati-hati, karena penularannya sangat cepat,” kata Manager Humas RS Mitra Siaga Kramat Affan Fathor, Kamis malam, 12 Maret 2026.

Dikatakan, pascalebaran biasanya terjadi lonjakan pasien. Masyarakat terkadang menahan diri untuk tidak sakit, dan kelalen dalam mengkonsumsi makanan. Kondisi itu akan dirasakan pascalebaran, sehingga akan terjadi lonjakan pasien.

“Persiapan ruangan aman, bahkan ada tambahan ruangan untuk antisipasi lonjakan pasien pascalebaran,” ujarnya.

Selain penyakit campak, lanjut dia, penyakit yang biasa terjadi pascalebaran, yakni penyakit lambung, hipertensi dan penyakit lainnya. RS Mitra Siaga Kramat telah mempersiapkan kendaraan ambulance yang siaga 24 jam, untuk masyarakat yang mengalami kondisi darurat. Masyarakat bisa menghubungi nomor emergensi di 0283 4533 222. Bagi masyarakat yang masih dalam radius 10 km, RS Mitra Siaga tidak membebani biaya penjemputan.

BACA JUGA :  Ratusan Warga Ikut Larung Kepala Kerbau ke Tengah Waduk Cacaban

“Asalkan pasien rawat inap, ambulance penjemputan gratis baik pasien umum dan BPJS,” ujar Affan.

Khusus untuk pengamanan Lebaran, lanjut dia, RS Mitra Siaga Kramat ikut siaga di Posko Pengamanan Lebaran di OW Purin Suradadi sejak tanggal 15-18 Maret 2026. Pascalebaran juga diminta untuk ikut kembali pengaman di Posko Lebaran. Pihaknya menyediakan perawat dan driver ambulance untuk melayani para pemudik. Petugas akan melayani penjemputan pemudik yang mengalami kondisi darurat.