Batang  

Hindari Kecelakaan, Masyarakat Diminta Hindari Bermain dan Beraktivitas di Rel Kereta Api

Foto Suudi

BATANG, smpantura – Masyarakat di Kabupaten Batang diminta menghindari lokasi-lokasi yang berbahaya seperti di dekat rel kereta api. Hal ini menyusul masih terjadinya kecelakaan di sekitar jalur rel kereta api yang ada di Batang beberapa waktu lalu.

”Kejadian kecelakaan di sekitar jalur rel kereta api harus menjadi pembelajaran sekaligus perlu sosialisasi agar masyarakat menghindari lokasi-lokasi yang berbahaya, apalagi bermain di dekat rel kereta api,” ujar Ketua DPRD Batang, Suudi, baru-baru ini.

Dirinya mengungkapkan, sosialisasi menjadi penting agar tidak terulang kembali kejadian kecelakaan di sekitar jalur rel kereta api. Seperti diberitakan sebelumnya, hanya dalam kurun waktu 11 hari, tiga insiden kecelakaan maut terjadi secara beruntun di perlintasan rel di Kabupaten Batang. Sebelumnya, tiga wanita warga Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, tersambar kereta KA Tawang Jaya relasi Semarang Poncol – Pasar Senen di KM 72+8 pada 25 Februari 2026. Akibat kejadian ini, warga bernama Rutinah meninggal di lokasi kejadian. Sementara korban lainnya, Dasti dan Darminah mengalami luka berat dan dilarikan ke RS QIM.

BACA JUGA :  Tutup Jalur Pantura, Massa Lempari Batu Gedung DPRD Batang

Ketiganya menggunakan jalur rel sebagai jalan pintas saat hendak pulang usai menjenguk kerabat. Selain itu, tiga pelajar perempuan asal Kelurahan Kasepuhan juga meninggal usai tertemper KA Argo Merbabu di KM 81, di dekat GOR Sarengat Batang pada 21 Februari 2026. Ketiga korban, Isnati Sawita, 15, Dila, 15, dan Gita, diduga sedang asyik berswafoto (selfie) dan nongkrong di pinggir rel usai subuh tanpa menyadari kedatangan kereta dari arah barat.

Kejadian lainnya, seorang petugas KAI Daop 4 Semarang dilaporkan menjadi korban saat sedang menjalankan tugas pada Selasa 3 Maret 2026 pagi. KA 2521 Kalimas Cargo relasi Surabaya Kalimas – Tanjung Priok menyambar seorang petugas yang sedang berdinas di KM 73+3, jalur hilir antara Stasiun Ujung Negoro – Stasiun Batang.