Brebes  

Brebes Dapat Julukan Baru Mumbai Van Java, Kenapa?

BREBES, smpantura – Kabupaten Brebes selain di juluki sebagai Kota Bawang dan Kota Telur Asin, kini ternyata mendapat julukan baru sebagai Mumbai Van Java. Julukan kini kian melekat dan bukan tanpa alasan. Daerah yang di kenal sebagai sentra bawang merah terbesar di Indonesia itu, perlahan menunjukkan geliat baru. Terutama, dalam sektor hiburan, budaya, dan gaya hidup masyarakat yang semakin dinamis.

Mumbai Van Java yang menjadi julukan baru Kabupaten Brebes ini, ternyata tertulis resmi dalam situ Wikipedia di https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Brebes. Dalam kolom julukan di Wikipida tertuli Mumbai Van Java. Lalu kenapa kabupaten paling ujung baran Provinsi Jawa Tengah ini mendapat julukan tersebut.

Istilah Mumbai Van Java terinspirasi dari Kota Mumbai di India. Sebuah kota metropolitan di India yang di kenal sebagai pusat industri film Bollywood. Julukan ini menggambarkan kemiripan suasana yang mulai terasa di Brebes. Dari data yang di gali smpantura.news, di ketahui ada beberapa alasan Mumbai Van Java melekat sebagai julukan Kabupatem Brebes.

BACA JUGA :  BRI Kantor Cabang Bumiayu Gelar Pasar Ramadhan

Selain menjadi pusat penghasil bawang merah terbesar nasional, banyak orang melihat Brebes memiliki kemiripan ekonomi seperti Mumbai. Yakni, menjadi pusat ekonomi dan perdagangan di India. Begitu juga Brebes yang menjadi pusat perputaran ekonomi, khususnya bawang merah, di Jawa Tengah bahkan nasional.

Selain itu, ada kemiripan dari perkembangan kreativitas anak muda yang pesat. Terutama, di bidang seni pertunjukan, konten digital, hingga produksi video kreatif yang kian menjamur di berbagai platform media sosial. Bahkan, film layar lebar di angkat dengan latar belakang petani bawang merah. Para pegiat seni di Brebes juga mulai berkembang dengan pagelaran rutin di fasilitas umum, seperti Alun-alun Kota Brebes. Di tambah generasi muda Brebes kini tak lagi hanya menjadi penonton, tetapi juga kreator. Mereka mampu menghadirkan karya yang menghibur. Sekaligus mempromosikan potensi daerah ke tingkat yang lebih luas.