BATANG, smpantura – RZ, seorang anak berusia 9 tahun di wilayah Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, menjadi korban terbakar hingga mengalami luka bakar serius. Pihak keluarga korban bahkan langsung membawa kasus tersebut ke Polres Batang karena korban di sebut mengalami luka cukup parah.
Lurah Proyonanggan Selatan, Faris Mukti, mengungkapkan insiden bermula ketika sejumlah anak tengah berkumpul di halaman untuk bermain merpati. Sekumpulan bocah itu berniat membakar sampah di sekitar lokasi kejadian. Menurut keterangan yang di terimanya dari anak-anak di lokasi, salah satu bocah mengambil bensin dari sepeda motor menggunakan selang kecil untuk menyulut api pembakaran sampah.
”Niat awalnya hanya membakar sampah. Bensin di ambil dari motor lalu di masukkan ke botol bekas minuman,” ujar Faris, Selasa (12/5).
Kronologi
Saat membakar sampah, situasi berubah panik ketika salah satu anak yang memegang rokok dan korek api di duga terkejut dengan sambaran api. Keterangan awal, terduga pelaku, NF (14) kaget hingga melempar botol berisi bensin tersebut ke arah korban.
”Akhirnya botol itu terlempar dan mengenai korban,” jelasnya.
Api langsung menyambar tubuh korban hingga membuat warga sekitar panik. Beberapa ibu rumah tangga yang berada di dekat lokasi berusaha memadamkan api menggunakan pakaian basah sebelum korban akhirnya di bawa ke rumah sakit oleh pihak keluarga. Ia bahkan turut mendampingi pihak pelaku bersama orang tua, RT, dan aparat lingkungan saat di mintai keterangan di Polres Batang.
Setelah itu, Faris mengunjungi korban yang masih menjalani perawatan di RSUD. Menurutnya, kondisi korban sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius.



