ADRI Jateng Realisasi Program Internasional

TEGAL, smpantura – Setelah berlaku kelonggaran aturan tatap muka langsung di sejumlah negara, Ahli Dosen Republik Indonesia (ADRI) Jateng, kembali merealisasikan sejumlah program kegiatan bertaraf internasional. Antara lain, dengan mengumpulkan sejumlah akademisi maupun pimpinan perguruan tinggi dari sejumlah negara, di Thailand.

Mulai dari seminar, diskusi, konferensi bersama, paparan sejumlah penelitian hingga program pengabdian masyarakat internasional dan visiting profesor. Akademisi yang terlibat dalam kegiatan tersebut, selain dari sejumlah perguruan tinggi di Negara Gajah Putih, juga dari Malaysia, India, Australia, dan sejumlah dosen dari lima perguran tinggi di tanah air.

”Ini kesempatan emas bagi dosen perguruan tinggi di Indonesia, lebih khusus Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, dengan mengikuti berbagai kegiatan. Seperti menjadi nara sumber diskusi, hingga pemaparan hasil penelitian yang dilakukan para dosen kami,” terang Ketua ADRI Jateng yang juga Rektor UPS Tegal Dr Taufiqullah MHum.

Untuk perguruan tingginya dan atas nama organisasi dosen yang dipimpinnya, dia menjadi nara sumber dalam ”Asia Joint Conference”, yang digelar di Novotel Hotel, Bangkok Thailand, pekan lalu. Selain dia, dosen lain yang turut menjadi nara sumber adalah Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Dr Dien Noviany Rahmatika, dan Kepala Urusan Kerjasama Internasional perguruan tingginya, Dr Yoga Prihatin MPd.

Untuk narasumber dari berbagai negara lain, khususnya dari tuan rumah Thailand, diisi akademisi dari Pathumthani University, Thai Global Bussines Administration Technological College, International Business Development.

BACA JUGA :  Operasi Pasar Murah di Tegal Berhasil Tekan Inflasi

Sydney Australia

Narasumber lainnya adalah Dr Om Huvanandana (Professor, Universal Bussiness School, Sydney Australia), Ms Marietta Reformado (Chairman/President Worldwide Holdings SDN BHD, Kuala Lumpur, Malaysia) dan Prof Dr RP Banerjee, (Chairman & Director EIILM-Kolkata India).

Sementara itu, kegiatan ADRI Jateng lainnya di Thailand yang menarik adalah, program pengabdian masyarakat internasional dan visiting profesor. Program tersebut diinisiasi Thai Global Business Administration Technological College (TGBATC) Thailand.

Program itu melibatkan lima perguruan tinggi Indonesia. Yakni, UPS Tegal, UGJ, UMAHA, Univet Semarang, dan Universitas Kristen Maranatha Bandung. Sedangkan perguruan tinggi luar negeri yang bergabung dengan kegiatan itu, selain TGBATC Thailand, juga EIILM Kolkata India.

Kegiatan tersebut dibuka Direktur TGBC Thailand, Dr Prattana Srisuk dan Rektor UPS Dr Taufiqulloh MHum, mulai Jumat (4/11) hingga Senin (7/11). Untuk pengabdian masyarakat internasional dimulai dengan penanaman pohon, cultural visit, belajar budaya Thailand di Thai Learning Center, pembuatan pot daur ulang, diskusi berkait pendidikan dan kebudayaan.

Sedangkan Visiting Professor atau Lecturers, keenam dosen dari UPS Tegal, mempresentasikan penelitian atau pengabdian dari berbagai macam disiplin ilmu. Mulai dari ekonomi, hukum, pendidikan dan teknik. Visiting Professor tersebut, selain dihadiri para dosen dan mahasiswa dari Thailand,juga dari Kolkata India.

(T02-Red)

Scroll to top
error: