SLAWI, smpantura – Peringatan HUT ke-61 Brigade Infanteri (Brigif)-4/Dewa Ratna yang digelar di lapangan Brigif berlangsung semarak.
Tak hanya menggelar upacara, dalam peringatan itu juga menampilkan aksi heroik pasukan TNI AD dari Brigif 4/Dewa Ratna saat membebaskan sandera lewat pertempuran jarak dekat.
Sejumlah aksi unjuk kebolehan juga diperagakan oleh pasukan yang bertugas membuka jalan saat terjadinya peperangan di darat ini seperti demonstrasi bela diri karate, pertempuran jarak dekat hingga penampilan drum band Canka Padma Kusuma.
Komandan Brigif-4/Dewa Ratna Letkol Inf Gunnarto mengatakan selama 61 tahun masa pengabdian prajuritnya di Brigif4/Dewa Ratna telah banyak kemajuan dan prestasi yang diraih.
Hal tersebut menurutnya menjadi bukti bahwa prajurit Brigif-4/Dewa Ratna memiliki keunggulan berupa daya saing, daya juang, dan daya tempur yang tinggi.
“Ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh prajurit atas jasa dan pengabdiannya yang sudah membangun kesatuan ini hingga kita menjadi besar, solid, dan profesional,” ujar Gunnarto.
Meski demikian, Gunnarto berharap prajuritnya tidak lupa diri dengan prestasi yang sudah berhasil diraih.
Namun sebaliknya, justru harus menjadi lebih termotivasi lagi untuk meningkatkan prestasinya di kemudian hari.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberadaan satuan Brigif-4/DR merupakan salah satu satuan tempur andalan Kodam IV/Diponegoro yang disiapkan untuk menghadapi setiap bentuk ancaman yang mungkin terjadi di wilayah NKRI.
Mengingat tugas prajurit infantri yang harus selalu optimal, Gunnarto mengatakan perlu adanya upaya pembinaan secara berkala dan terus menerus untuk memelihara kesiapsiagaan dan operasional satuan.