Tim negosiator memainkan peran kunci dengan mengajak massa menyampaikan aspirasi secara damai. Melalui pendekatan humanis, petugas tampak menyapa peserta aksi bahkan membagikan air minum untuk menjaga suasana tetap kondusif dan penuh kekeluargaan.
Jika situasi memanas, personel Dalmas akan melakukan pengendalian massa secara terukur sesuai prosedur. Penggunaan perlengkapan seperti tameng, kendaraan taktis, hingga Armoured Water Cannon (AWC) turut disiagakan sebagai sarana pendukung.
Keterlibatan seluruh Polsek jajaran dalam kegiatan ini menunjukkan soliditas personel dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di Kabupaten Tegal.
Melalui latihan ini, diharapkan sinergi antara aparat dan masyarakat semakin kuat demi keamanan wilayah yang berkelanjutan. (**)


