Atlet Paralympic Jateng Ditantang Cetak Prestasi Dunia

“Hari ini Rp 4,4 miliar kita serahkan, sisanya menyusul,” ujar Ahmad Luthfi.

Sebagai Bapak Disabilitas Jawa Tengah, Ahmad Luthfi juga menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh atlet paralympic karena telah menjadi kebanggaan bagi Jawa Tengah dan Indonesia.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sarana dan prasarana bagi atlet disabilitas. Menurutnya, keterbatasan fisik bukan penghalang untuk meraih prestasi, melainkan potensi yang harus dikelola secara optimal.

“Disabilitas bukan kekurangan, tetapi kelebihan jika diasah dengan baik dapat menjadi modal utama melalui prestasi. Mereka telah membuktikan mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa,” ujarnya.

BACA JUGA :  3.155 Peserta Semarakkan Senam Bersama SSI-WTK di Halaman MAJT

Sementara itu, salah satu atlet peraih emas, Eliana, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah. Atlet angkat besi kelas 41 kilogram itu menerima tali asih sebesar Rp90 juta atas prestasinya di ASEAN Para Games.

“Senang sekali, ini jadi motivasi untuk terus berprestasi,” kata Eliana.

Ia berharap dukungan terhadap atlet paralympic terus ditingkatkan, termasuk dalam penyediaan fasilitas latihan. Kehadiran asrama baru ini diyakini akan membantu mencetak lebih banyak atlet berprestasi dari Jawa Tengah di masa mendatang. (**)