”Administrasi saat ini sedang di selesaikan. Data visual dan hasil wawancara peternak juga sudah dikirimkan ke Setpres,” jelasnya.
Ia menerangkan, sapi Abimanyu merupakan hasil persilangan atau crossbreed antara jenis Simental dan Limosin. Tetapi genetiknya masih banyak Simentalnya dengan bobot mendekati 900 kilogram. Harga sapi tersebut tidak bisa di samakan dengan harga pasar umum karena memiliki performa dan bobot di atas standar sapi kurban biasa. Estimasi harganya sekitar Rp 90 juta sampai Rp 100 juta.
Selain itu, pihaknya memastikan kondisi kesehatan sapi dalam keadaan baik dan memenuhi syarat kurban.
”Hasil pemeriksaan menunjukkan sapi yang sehat, tidak ada cacat fisik, kaki normal, tanduk utuh, ekor lengkap, serta alat reproduksi juga normal. Kami berharap, kondisi kesehatan dan bobot sapi terus terjaga hingga waktu penyerahan untuk pelaksanaan kurban Idul Adha mendatang,” ucapnya. (**)



