Istri Wakil Gubernur Jateng ini juga menekankan nilai penting spiritualitas dan karakter yang di miliki Kartini. Hal itu tergambar dari koleksi di museum, termasuk hadiah dari Kiai Soleh Darat berupa kitab tafsir Al-Qur’an “Faidurrahmah”, yang di berikan saat pernikahan Kartini.
“Sehingga ini merefleksikan bahwa perempuan itu harus memiliki spiritualitas, karakter yang baik. Berpendidikan saja itu tidak cukup, tapi bagaimana harus memiliki karakter dan spiritual, yang bisa menuntun terhadap langkah-langkahnya,” ucap Bunda PAUD Jateng tersebut.
Lebih lanjut, Nawal mengajak para perempuan untuk tidak hanya mengenang Kartini, tetapi juga melanjutkan perjuangannya dalam kehidupan nyata. Hal itu dilakukan dengan berkontribusi dalam pembangunan Jawa Tengah, di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.
“Kartini telah memberikan cahaya pada obornya, sehingga bagaimana cahaya ini bisa lebih kita terangi lagi. Jadi, para perempuan, Kartini masa kini, jadilah independen, berdikari, berkarakter, dan berintegritas,” pungkasnya. (**)


