Dekranasda Kota Tegal Matangkan Persiapan Street Fashion

TEGAL, smpantura – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tegal, Roro Kusnabila Erfa Dedy Yon, mengundang para desainer lokal Tegal,untuk mematangkan konsep gelaran City Walk Street Fashion.

Pertemuan yang berlangsung di Showroom Dekranas, Jalan Ki Gede Sebayu, Jumat (11/11) turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal, R Heru Setyawan, yang juga menjabat Ketua Harian Dekranasda.

“Ini merupakan follow up dari rapat pleno Dekranasda yang diadakan sebelumnya di Kantor Disnakerin, untuk mematangkan konsep fashion show yang akan digelar di City Walk Jalan Ahmad Yani, Kota Tegal,” ungkap Ketua Dekranas.

Menurutnya, pihak-pihak terkait diminta bergerak cepat untuk menyiapkan event yang akan mengangkat produk lokal batik dan goyor.

Sebanyak enam desainer yang hadir sepakat untuk mendukung event tersebut dengan menyiapkan setidaknya 36 karya hasil rancangan mereka, dengan bahan dasar batik dan goyor produk Kota Tegal.

“Kami akan siapkan 15 model untuk memeragakan karya kami,” ujar Husny A Rizal salah satu desainer yang hadir dalam pertemuan.

Selain model lokal, street fashion yang akan berlangsung pada 17 Desember 2022 itu juga akan menghadirkan model nasional pasangan Natalie dan Robby Shine.

BACA JUGA :  Poltek Harber Teken MoU dengan TAFE Queensland

Sementara, Heru menambahkan untuk memeriahkan fashion show di Jalan Ahmad Yani, pihaknya akan melibatkan siswa SMA/ SMK dan mahasiswa perguruan tinggi yang ada di Kota Bahari.

“Kami rencanakan sekitar 200 siswa dan mahasiswa, menyemarakkan fashion show ikut berlenggak-lenggok memamerkan busana batik dan goyor di catwalk ruas utara Jalan Ahmad Yani,” pungkas Heru.

Lebih lanjut dia mengatakan, penampilan dari tiap sekolah maupun perguruan tinggi tersebut, nantinya akan dinilai oleh dewan juri, untuk memperebutkan Trophy Wali Kota Tegal dan uang pembinaan.

Pertama dalam sejarah, street fashion yang mengangkat produk unggulan batik dan goyor, diharapkan dapat menjadi wisata budaya sekaligus mengenalkan spot ikonik wisata seperti Taman Pancasila, Gedung SCS atau Lawang Satus, Waterleiding dan Alun-Alun Kota Tegal.

“Semoga kegiatan ini bisa masuk salah satu agenda Calendar of Event yang nantinya digelar rutin tiap tahun. Kami sangat berharap seluruh jajaran Dekranasda terlibat, juga support dari pihak-pihak lain, termasuk Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Tegal,” imbuh Roro Kusnabila penuh optimisme. (T03-Red)

Scroll to top
error: