Brebes  

Harga Cabai di Brebes Njomplang, Di Petani Rp 9.000/ Kg Di Pasar Masih Rp 40.000/ Kg

Dia mengungkapkan, anjloknya harga cabai itu di duga karena sebagai warga yang kembali ke Jakarta baru tiba dari arus balik. Hal itu berpengaruh pada permintaan di pasar.

“Sebelum Lebaran kebanyakan permintaan dari lokal. Kalau di luar daerah kebanyakan warga baru kembali arus balik, jadi kemungkinan permintaan di pasar atau lainnya masih sedikit,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, adanya panen raya juga di duga menjadi penyebab harga cabai mengalami penurunan.

“Saat ini kan juga mulai panen raya, jadi memengaruhi harga pasar,” sambungnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Brebes, Agung Tirto Kumara mengatakan, dari pantauan di sembilan pasar tradisional di wilayahnya, harga cabai merah saat ini masih di kisarkan Rp 40.000/ kg. Kesembilan pasar tersebut yakni, Pasar Belakang Kodim Brebes, Pasar Induk Brebes, Pasar Winduaji, Pasar Kersana, dan Pasar Ketanggungan. Kemudian, Pasar Seng Bumiayu, Pasar Jatibarang, Pasar Bulakamba dan Pasar Induk Bumiayu.

BACA JUGA :  APBD Brebes Tahun 2023 Disahkan DPRD,  Rp 3,187 Triliun

“Biasanya petani jualnya pakai sistem ijon. Artinya, di jual di sawah dengan daya tawar yang rendah dengan para pedagang. Ini karena harga di sawah belum diperhitungkan biaya panen, biaya angkut dan biaya biaya lainnya sampai ke tangan terakhir,” terangnya. (**)