Rentetan peristiwa ini menjadi alarm keras bagi keselamatan di area manfaat jalur kereta api (Rumaja), baik bagi warga sipil maupun petugas lapangan. Suudi mengungkapkan, para pemangku kepentingan (stake holder) di tingkat desa juga diminta melakukan sosialisasi kepada warganya untuk menghindari daerah-daerah yang rawan keamanannya. Termasuk untuk berhati-hati di daerah seperti rel kereta api atau tempat-tempat lain yang punya potensi berbahaya.
”Masing-masing stake holder di tingkat desa bisa mensosialisasikan kepada warganya. Tidak hanya di rel kereta api, termasuk mungkin di pinggir sungai karena kondisi sekarang ini musim penghujan, jangan sampai anak-anak main di pinggir sungai dan sebagainya,” ujarnya.
Suudi menyampaikan, sosialisasi menjadi penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan seperti di sekitar rel kereta api. Apalagi sudah ada beberapa korban beberapa waktu lalu.
”Intinya perlu edukasi kepada masyarakat. Di lokasi-lokasi yang berbahaya ya dijauhi,” pintanya. (**)


