Kejurnas Tegal IRR & Criterium Diapresiasi KONI

TEGAL, smpantura – Pelaksanaan Kejurnas Balap Sepeda Tegal Individual Road Racing (IRR) & Criterium 2024, yang dihelat Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Tegal, di Jalan Pancasila, pada Sabtu (6/7), mendapat apresiasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Tentu saja kami mengapresiasi Tegal IRR & Criterium. Apalagi kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Tegal, dengan dana hibah melalui KONI,” ungkap Ketua KONI Kota Tegal, Supardi, disela-sela perlombaan.

Menurutnya, Tegal IRR & Criterium, sempat terhenti selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19. Tahun 2024, menjadi tahun keberlanjutan Tegal IRR & Criterium ke-X, yang diharapkan dapat terselenggara dengan baik.

Pasalnya, tidak dipungkiri dalam pelaksanaan Tegal IRR & Criterium X, masih didapati kendala non teknis. Utamanya ketersediaan sarana dan prasarana, seperti lintasan.

“Satu hal yang masih kami pikirkan adalah lokasi. Ada kendala non teknis, karena faktor lingkungan dan sebagainya. Kami akan koordinasikan lebih lanjut dengan ISSI dan stakeholder terkait, sehingga ke depan event nasional ini bisa terselenggara sesuai standar yang ditetapkan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pilih Ketua Umum, Askab PSSI Brebes Februari Gelar Kongres Luar Biasa

Ditegaskan Supardi, event nasional dari ISSI Kota Tegal, bukan semata-mata kegiatan olahraga saja, melainkan juga menyentuh sport tourism yang memberikan multi efek, seperti perekonomian.

“Saya yakin tingkat hunian di Kota Tegal meningkat. Kemudian UMKM, khususnya kuliner juga ikut melonjak. Untuk itu, saya berharap ke depan event ini bisa lebih dimaksimalkan dan koordinasinya lebih dimatangkan,” katanya.

Terkait potensi atlet, Supardi mengaku Kota Tegal, memiliki beberapa atlet yang diunggulkan. Bahkan, atlet tersebut, mampu menyumbangkan medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2023.

Supardi berharap, para atlet sepeda yang tergabung di ISSI, dapat tumbuh subur. Salah satunya dengan mengikuti event seperti Tegal IRR & Criterium. Selain itu, dirinya juga meminta para atlet dan pelatih dapat memperhatikan non teknis pada saat mengikuti perlombaan.

“Kita ada atlet senior yang diunggulkan. Harapan saya, tidak hanya senior saja, tetapi turunannya juga bisa beprestasi. Apabila ingin mengikuti perlombaan, perhatikan kendala non teknis, seperti cuaca dan medan yang akan dihadapi,” pungkasnya. (T03_red)

Scroll to top
error: