Di tengah keterbatasan penghasilan, Nur Atikah memilih tetap berjalan menjaga asa. Setiap cicilan yang di bayarkan tiap bulan bukan hanya tentang kewajiban finansial, melainkan tentang keyakinan. Bahwa kerja kerasnya hari ini dapat menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi anak-anaknya di masa depan. (**)
Kisah Buruh Pabrik di Brebes, Jaga Asa Lewat Rumah Subsidi


