Anggota Komisi B Nasikhin juga mempertanyakan pengurukan itu sudah sesuai dengan RAB atau belum. “Kami mengukur ketinggian urukan dengan yang belum diuruk,”ujar Sekertaris DPC PPP itu.
Andre dari PT Pratama Sakti Internusa Bandung selaku rekanan pekerjaan pengurukan tanah di lahan BLK sudah sesuai dengan spek. Tanah yang digunakan cadas sesuai dengan spek.
“Pada pengurukan itu juga kami lakukan pemadatan dengan mengguanakn mesin. Adapun hasil pemadatan kami kirim untuk diuji coba di Laboratorium Universitas Negeri Yogyakarta.”
Sekretaris Disnaker Wahyudi menambahkan, pembangunan BLK itu nantinya akan dilengkapi dengan gedung workshop, ruang teori, praktek, musala, asrama, dan lahan sawah untuk percontohan transmigran. Sedangkan di depan BLK, akan dibangun kantor Disnaker.
“Pembangunan BLK itu dalam rangka menyiapkan SDM putra-putri Batang seiring dengan Batang yang ke depan sebagai Kota Industri, seprti KITB-BIP. Inshaallah tahun ini akan dibangun workshop dilengkapi dengan mushala, dan bangunan lainnya bantuan dari Gubernur,”tuturnya. (P02-Red)