“Intinya rehab Trasa tetap dilakukan, tapi minta untuk kontraknya diperpanjang di tahun 2023. Kasihan mereka sejak awal babat alas buat meramaikan Trasa,” katanya.
Ditambahkan, Komisi II akan memanggil dinas terkait untuk duduk bersama pada pemilik permainan anak. Selain itu, Komunitas Penyewa Permainan Trasa untuk bersurat kepada dinas terkait perihal kebijakan relokasi di belakang Trasa. Komisi II menunggu surat balasan Dinas Koperasi, UMK dan Pasar untuk tidak lanjut persoalan tersebut.
“Kami akan carikan solusinya agar semuanya tidak merasa dirugikan,” pungkasnya. (T05-Red)