Pedagang Pasar Kalierang Doa Bersama Jelang Boyongan ke Pasar Seng

BUMIAYU, smpantura– Pedagang Pasar Kalierang, Bumiayu, Brebes, rencananya akan dipindah ke Pasar Seng, 27 November 2022 mendatang. Sebelum boyongan kesana, pedagang menggelar doa bersama di pasar baru tersebut, Kamis (17/11) siang.

Dalam kegiatan tersebut, mereka memanjatkan doa agar diberi kelancaran dan keberkahan usaha di pasar yang baru.“Ini bagian dari ikhtiar sebelum pindah ke Pasar Seng. Mudah-mudahan nanti, di pasar yang baru ini, usaha kami tetap lancar dan berkah,” kata Nono, salah seorang pedagang yang mengikuti kegiatan tersebut.

Sesuai informasi yang diterima, Nono menjelaskan, Pasar Seng akan diresmikan oleh Bupati Brebes Idza Priyanti pada 27 November 2022.”Hari itu juga, kami (pedagang Pasar Kalierang) boyongan ke pasar baru ini,” kata dia.

Ketua Paguyuban Pasar Kalierang, M Sekhu, mengatakan, para pedagang sudah siap dipindah ke Pasar Seng. Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada bupati yang telah membangun fasilitas pasar yang layak dan memadai.”Minta doanya, agar di tempat baru ini usaha kami tetap lancar,” kata dia.

BACA JUGA :  Dirlantas Polda Jateng Cek Kesiapan Jalur Mudik di Perbatasan Jateng-Jabar

Pasar Seng berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan, tepatnya di sisi barat Terminal Bumiayu, atau sekitar lebih kurang 800 meter ke arah timur dari Pasar Kalierang. Pembangunan pasar berkonsep semi modern ini menelan anggaran Rp 13,5 miliar yang bersumber dari APBD 2022.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, Zaenudin, menjelaskan, Pasar Seng rencananya dibangun tiga tahap.”Ini baru tahap pertama dari tiga tahap yang direncanakan. Nanti 2023 akan dilanjutkan,” kata dia.

Menurut Zaenudin, Pasar Seng merupakan bagian dari upaya Bupati Idza Priyanti untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang.”Pasar baru ini dibuat semi modern agar pedagang dan pembeli nyaman. Tidak kalah dengan pasar modern atau swalayan,” kata dia. Zainudin berpesan kepada para pedagang agar dapat menjaga kebersihan.”Tolong nanti kebersihannya dijaga dan juga kerapihannya. Jangan semrawut,” ujarnya.(T06-red)

Scroll to top
error: