“Harapannya, hasil laut kita bisa memperkuat rantai pasok MBG. Ada sinergi antara Kampung Nelayan Merah Putih, Koperasi Desa Merah Putih , dan pemenuhan gizi masyarakat,” tambahnya, saat di temui di Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Tegal, Jumat (24/4/2026).
Dalam audiensi tersebut, Wakil Menteri KKP, Didit Herdiawan Ashaf, menyambut baik usulan tambahan dari Pemkab Tegal. Ia menekankan bahwa program ini merupakan prioritas nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
“Program ini harus di rasakan manfaatnya oleh masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian sumber daya laut. Ini adalah strategi penguatan ekonomi kelautan. Yang terintegrasi dari hulu hingga hilir,” tegas Didit.
Menanggapi arahan Wamen terkait kondusivitas wilayah, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyatakan kesiapannya untuk menjamin kelancaran pembangunan. Sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tegal, Ischak memiliki kedekatan psikologis yang kuat dengan para nelayan.
“Potensi perikanan kita besar, mulai dari tangkap hingga pengolahan. Namun, karena keterbatasan fiskal daerah, dukungan pusat sangat kami butuhkan. Kami siap bersinergi agar program prioritas ini segera terealisasi demi meningkatkan taraf hidup warga pesisir Kabupaten Tegal,” pungkas Ischak. (**)


